08112058905 cs@mahada.id
Souvenir Custom - Bersihkan Virus Pakai Antiseptik/Disinfektan? (Bag.2)
08112058905 happy@mahada.id

Souvenir Custom – Untuk membersihkan souvenir, merchandise, maupun benda-benda kesayangan Anda lainnya dari virus, diperlukan cairan khusus.

Cairan tersebut tentu saja tidak hanya membersihkan, melainkan juga membunuh virus dan kuman tersebut. Dengan begitu, kuman dan virus tidak berkembang biak di tempat jatuhnya.

Selain sabun dan detergen, terdapat bahan yang difungsikan sebagai pembasmi bakteri, kuman dan virus, yaitu antiseptik dan disinfektan.

Hindarkan Virus dari Souvenir Custom Anda

Merchandise atau souvenir merupakan salah satu benda yang paling dekat oleh kita. Item-item seperti tumbler, flashdisk, powerbank, bahkan buku agenda, bisa menjadi media virus bersemayam.

Oleh karena itu, Anda perlu lebih rajin menjaga kebersihan dan kesterilan merchandise maupun souvenir custom kesayangan Anda.

Ada dua jenis bahan yang digunakan untuk membunuh virus. Antiseptik dan disinfektan. Meski keduanya sama-sama mengandung bahan aktif biosida yang dapat membunuh virus, bakteri serta kuman, namun keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Kunci beserta Gantungan Kunci Flashdisk Holder ini, souvenir custom yang rantan menjadi tempat sebaran virus
Kunci beserta Gantungan Kunci Flashdisk Holder ini, souvenir custom yang rantan menjadi tempat sebaran virus
  • Antiseptik

Seperti yang telah disebutkan, antiseptik digunakan sebagai cairan atau bahan yang membunuh virus. Antiseptik difungsikan untuk tubuh bagian luar, dengan kandungan biosida yang lebih kecil jumlahnya.

Umumnya, antiseptik digunakan untuk mencuci tangan, mandi, membersihkan permukaan kulit yang terluka atau sebelum operasi, mengobati infeksi kulit, hingga mengobati infeksi rongga mulut.

Ada beragam jenis antiseptik, yang mana jenis-jenis ini sesuai dengan fungsinya dalam melawan bakteri, virus serta kuman yang menempel pada tubuh.

  • Disinfektan

Berbeda dengan antiseptik, disinfektan difungsikan untuk membersihkan permukaan lantai, meja, dan permukaan lain yang sering disentuh.

Selain itu, disinfektan juga digunakan untuk membersihkan kain atau pakaian yang terpapar bakteri dan virus. Disinfektan juga digunakan sebagai cairan pembersih peralatan medis yang bisa digunakan berulang kali, sehingga menjadi steril kembali.

Lalu bagaimana cara membersihkan merchandise atau souvenir sehingga terhindar dari penularan virus?

Untuk menjawabnya, perlu diketahui juga jenis-jenis antiseptik dan disinfektan. Sehingga nantinya Anda bisa menyimpulkan sendiri, cara membersihkan merchandise Anda.

Jenis Antiseptik

  1. Chlorexidine, biasanya digunakan untuk antiseptic pembersih luka terbuka.
  2. Antibacterial dye, sering digunakan untuk merawat luka jatuh dan luka bakar.
  3. Peroxide dan permanganate, bahan yang umumnya digunakan sebagai obat kumur yang mengandung antiseptic dan pada luka terbuka.
  4. Turunan halogenated phenol, yang umumnya digunakan dalam sabun di rumah sakit dan prosedur medis, serta cairan pembersih.
  5. Povidine iodine, sebagai bahan yang biasanya digunakan untuk antiseptik pembersihan luka yang terkontaminasi, area tubuh yang akan dioperasi, hingga membersihkan area kulit yang masih sehat.
  6. Alkohol. Dengan konsentrasi 60-70 % lebih efektif sebagai antiseptic jika dibandingkan dengan yang memiliki konsentrasi 90-95%.

Jenis Disinfektan

  1. Glutaraldehyde 2%. Bahan ini biasanya digunakan sebagai disinfektan alat-alat operasi yang tidak bisa disterilkan menggunakan suhu panas. Bahan ini juga bisa digunakan untuk membersihkan permukaan benda-benda lainnya.
  2. Chloroxylenol 5%. Bahan yang sebenarnya digunakan sebagai antiseptik maupun disinfektan. Biasanya chloroxylenol dipakai untuk membersihkan alat-alat medis, dengan cara direndam dengan campuran alkohol 70%.
  3. Chlorine. Bahan ini sering disebut sebagai kaporit. Selain bisa membersihkan air di kolam renang, bahan ini juga digunakan sebagai bahan disinfektan pada permukaan barang-barang.(*)
WhatsApp chat