08112058905 cs@mahada.id
Agenda Kulit Custom - Buku-Buku Ini Bersampul Kulit Manusia (Bagian 1)
08112058905 happy@mahada.id

Agenda Kulit Custom – Ada beberapa alasan, mengapa orang senang dengan bahan kulit. Termasuk kulit untuk bahan sampul buku. Seperti buku agenda.

Sampul buku kulit sudah dipakai sejak zaman dulu. Bahan kulitnya ada yang berasal dari kulit lembu, sapi, domba, hingga kulit manusia. Kulit manusia?

Iya ternyata orang Eropa di abad ke-17 pernah populer praktik “anthropodermic bibliopegy” ini. anthropodermic bibliopegy adalah istilah untuk menyebut praktik memakai kulit manusia sebagai sampul buku.

Teknik menyampuli buku memakai kulit manusia biasanya digunakan pada buku-buku seperti buku anatomi, buku wasiat terakhir, serta buku hukum. Karena bahan yang dipakai bukan bahan yang umum, praktik ini kerap dikaitkan dengan cerita-cerita mistis.

Buku Binder Kulit Custom
Buku Binder Kulit Custom

1. A True and Perfect Relation of the Whole Proceedings Against the Late Most Barbarous Traitors (1606)

Buku berisi kisah mengenai gagalnya Plot Mesiu di Inggris dana pa yang yang terjadi sesudahnya. Plot mesiu. Plot mesiu adalah suatu rencana yang dirancang oleh orang-orang Katolik Inggris di tahun 1605 untuk membunuh James (raja Inggris yang beragama Protestan), putra sulungnya, serta sebagaian besar anggota parlemen Inggris.

Salah satu peserta Plot Mesiu yang termashyur adalah Guy Fawkes. Fawkes memiliki ilustrasi wajah yang jadi sumber inspirasi topeng karakter utama film V for Vendetta, serta lambang gerakan Anonymous di dunia maya.

Selain Fawkes, peserta lainnya yaitu Henry Garnet. Garnet adalah kepala gerakan Jesuit Kristen di Inggris. Dari Garnet inilah kemudian diambil untuk dijadikan bahan pembuat sampul buku tersebut. Mereka percaya tindakan tersebut membuat Garnet mengalami penderitaan abadi akibat pembangkangannya.

Buku Agenda dalam salah satu Paket Souvenir Mahada Indonesia
Gift Set Buku Agenda Kulit

2. Practicarum Quaestionum Circa Leges Regias Hispaniae (1632)

Perpustakaan Universitas Harvard dikenal dengan koleksi buku-buku langkanya. Di antara buku-buku langka tersebut, terdapat sebuah buku berukuran besar bersampul kulit berumur ratusan tahun. Buku tersebut berisi tentang kumpulan traktat Spanyol yang berjudul Practicarum Quaestionum Circa Leges Regias Hispaniae.

Di akhir halaman buku, terdapat tulisan seperti berikut, “Yang menyatukan buku ini adalah apa yang tersisa dari sahabat saya Jonas Wright, yang dikuliti hidup-hidup oleh Wavuma pada Hari ke empat Agustus, 1632… ini adalah satu dari sekian banyak kepunyaan Jonas yang malang, beserta kulit untuk menjilidnya.”

Wavuma yang disebut dalam tulisan itu, diperkirakan merujuk pada suku pribumi yang menghuni Zimbabwe. Rupanya penggunaan kulit manusia jadi sampul buku bukan hanya memberikan nuansa sakral, namun juga untuk mengenang pemilik kulitnya.

_ _ _ _ _

Konsultasi dan Pemesanan Agenda Kulit Custom:

08112079792 | smile@mahada.id

08112058905 | happy@mahada.id

WhatsApp chat